Teruntuk dua sahabat yang hari ini akan memulai petualangan barunya,
.
.
Maaf tadi belum sempat mengatakan apa yang seharusnya gua katakan
Dan maaf tadi terlihat seperti biasa saja, look like there's no emotions, look like I don't care at all.
That's all lie, gua hanya tidak mau terlihat melankolis. Anti cungur surga live.
Kata-kata yang ingin gua ucapkan sebenarnya nggak panjang, cuma....
"Dadah, yang kerasan ya disana, karena sesungguhnya your life begins in that city."
Perpisahan memang sulit, tapi itulah hidup, merelakan satu untuk mendapatkan seribu. Ya kan?
Selamat meninggalkan kota ini untuk sesuatu yang lebih besar, Kawan.
Selamat memperjuangkan impian yang telah kalian rancang selama ini.
Selamat bertahan melawan kerasnya ibukota provinsi ini, melawan dinginnya malam di kota itu, melawan ketatnya persaingan di kampus terbaik bangsa, kalian pasti bisa :)
.
.
.
.
.
Kalau gua bilang I'm fine, bullshit.
Di dunia ini nggak ada perpisahan yang mudah, nggak terkecuali perpisahan gua dengan kalian.
It's hard. It's hurtful, tp kelak waktu akan mengajak kita untuk menerima kan?
Kelak perpisahan ini hanya akan jadi sejarah yang kita tertawakan bersama.
Cipaganti yang mengantar kalian menjauh dari kota ini, yang hari ini menjadi bagian terberat hidup kalian, kelak cuma akan jadi lelucon asin diantara kita.
Selfie-selfie yang kalian kumpulkan hari ini, yang katanya adalah kenang-kenangan sebelum pergi, kelak cuma akan jadi foto-foto yang kita zoom lalu kita tertawakan karena komuk aib.
Time will shows us its magic someday. We just have to be patient enough to wait for it :)
Pokonya jangan baper ya.
Karena suatu hari nanti akan ada saatnya kita berterima kasih pada perpisahan hari ini.
Karena suatu hari nanti kita akan sadar bahwa perpisahanlah yang sesungguhnya benar-benar menyatukan kita.
Ketika raga yang tak lagi bersama, tapi diam-diam masih saling mendoakan satu sama lain.
That's what real love is :) That's what real best friends do :)
Terima kasih banyak, Kawan, sudah mendengar semua keluh-kesah selama 3 tahun ke belakang.
Terima kasih banyak sudah menjadi orang-orang yang senantiasa tut wuri handayani.
Terima kasih banyak sudah menerima gua apa adanya selama ini.
Terima kasih banyak sudah mau dilibatkan dalam ups and downs selama SMA.
Terima kasih banyak atas.... semuanya, terlalu banyak untuk disebutkan satu persatu.
.
.
.
.
Yang tough ya disana. Yang ikhlas, seberapa berat cobaan yang nanti kalian hadapi, selalu ingat kalau Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang tidak mampu dilewati umat-Nya :)
Be yourselves. No matter how influential that city is, no matter how hard life try to change you, jangan pernah lupa sama diri kalian hari ini, diri kalian sebagai dua orang sahabat terbaik untuk seseorang di masa SMAnya.
Good bye, buddy! We'll meet again someday, ya :)
Hmm selamat ketemu lagi di BLDK mungkin? Atau mungkin kalau diantara kita ada yang nggak bisa pulang, selamat ketemu lagi di reuni RE? I'll wait, walaupun nantinya asin maksi.
Masih Bogor, 4 Agustus 2014, 19:43, hujan deras disini
Yang sayang kalian,
Vinnyssa Anindita